main-logo Selamat Datang di Website Kantor Imigrasi Kelas I Manado

PRESS RELEASE TINDAK PIDANA KEIMIGRASIAN WN.AMERIKA SERIKAT YANG MEMILIKI PASPOR RI

Foto untuk : PRESS RELEASE TINDAK PIDANA KEIMIGRASIAN WN.AMERIKA SERIKAT YANG MEMILIKI PASPOR RI

Manado (21/12) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado melakukan press release sehubungan dengan telah selesainya penyidikan Tindak Pidana Keimigrasian terhadap 1 (satu) orang warga negara Amerika Serikat.

Kasus ini berawal pada tanggal 7 September 2020  dimana petugas seksi Lantaskim mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada warga negara asing berkewarganegaraan Amerika Serikat yang diduga memiliki Paspor Indonesia.  Kemudian ditindaklanjuti oleh Seksi Inteldakim dengan melakukan pegawasan dan pemeriksaan kepada WNA yang dilaporkan tersebut dan menemukan bahwa benar yang bersangkutan memiliki 2 paspor yaitu Paspor RI dan Paspor Amerika Serikat.

Dari hasil pemeriksaan dan bukti yang ada serta keterangan saksi yang bersangkutan terbukti telah melanggar pasal 126 huruf c Undang-Undang RI No.6 Tahun 2011 tentang Kemigrasian yang berbunyi: “Setiap orang yang dengan sengaja memberikan data yang tidak sah atau keterangan yang tidak benar untuk memperoleh Dokumen Perjalanan Republik Indonesia bagi dirinya sendiri atau orang lain dipidanan dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima Ratus Juta Rupiah).“  Selanjutnya Kepala Seksi Inteldakim dan tim melakukan koordinasi ke Kedutaan Amerika Serikat di Jakarta.

Setelah mendapat konfirmasi terkait status kewarganegaran yang bersangkutan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta maka dilakukan gelar perkara yang dipimpin oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado, Arthur L. Mawikere, dimana hasil dari gelar perkara ini diputuskan untuk dilanjutkan ke proses  penyidikan, ditindaklanjuti dengan dikeluarkan Surat perintah penyidikan (SPRINTDIK) pada tanggal 24 September 2020 dan surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada tanggal 01 Oktober 2020 dengan dugaan Tindak Pidana Keimigrasian pasal 126 huruf c Undang-Undang RI No.6 Tahun 2011 tentang Kemigrasian dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima Ratus Juta Rupiah).“  Pada tanggal 4 Desember 2020 Berkas Perkara Penyidikan Tindak Pidana Keimigrasian yang diajukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Imigrasi dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri Manado kemudian pada tanggal 21 Desember 2020 dilanjutkan dengan penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejari Manado untuk diajukan ke proses persidangan.

 

 

Iklan 5
IKlan 3
iklan 10
Iklan Sidebar Kanan
Iklan Sidebar Kiri